Apa yang kita tanam itu yang kita tuai
Saya sangat menyukai kata-kata itu, karena dapat memotivasi diri sendiri. Suatu hal yang baik yang terus kita pupuk dalam diri, akan membuahkan hasil yang setimpal. Seperti halnya selalu berpikir positif terhadap segala sesuatu, akan menjauhkan kita dari rasa burung sangka, selalu mencurigai sesuatu yang pada akhirnya ternyata kita telah melakukan perbuatan fitnah. Kemudian, kebohongan adalah suatu pernyataan yang tidak benar yang cenderung terus menerus atau berulang kali kita lakukan dan lama kelamaan akan menjadi suautu kebiasaan dapat merugikan diri sendiri. Walaupu kebohongan demi kebaikan ataupun kebohongan karena bergurau bisa menjadi bibit-bibit ketidak jujuran dalam masa-masa yang akan datang. Bermula dari gurauan, suatu saat jadi sungguhan. Walaupun tidak merugikan secara materi baik bagi diri kita maupun bagi orang lain. Akan tetapi suatu saat bisa terjadi salah paham dan bisa mengakibatkan “gesekan” kecil antara teman dekat. Kalau sudah seperti ini berarti bisa menimbulkan kerugian moril bagi kita. Jadi sebaiknya mulai saat ini kita menaruh, menanamkan, dan membiasakan diri kita kepada hal-hal yang bersifat positif jika menginginkan hasil yang baik tentunya.
Kegagalan
Menurut saya, Kegagalan janganlah dijadikan sebagai kekecewaan yang mendalam. Jadikanlah suatu kegagalan sebagai suatu tolak ukur bagi kita agar terjadi peningkatan satu demi satu tahapan guna mencapai suatu keberhasilan. Karena keberhasilan tidaklah mudah kita peroleh seperti kita membalikan telapak tangan. keberhasilan sesungguhnya yaitu karena adanya kegagalan-kegagalan yang kita pelajari sehingga membuat kita menjadi tegar dan terus ingin menemukan jalan keberhasilan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar